Paspor Baru Bersampul Merah Terbit Agustus 2025, Ada 33 Motif Kain Nusantara

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Peluncuran paspor baru bertepatan dengan HUT ke-79 RI. Sampul paspor Indonesia yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi merah. Dok. Imigrasi Kemenkumham.

Peluncuran paspor baru bertepatan dengan HUT ke-79 RI. Sampul paspor Indonesia yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi merah. Dok. Imigrasi Kemenkumham.

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Direktorat Jenderal atau Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) meluncurkan desain paspor baru Indonesia bertepatan dengan HUT ke-79 RI. Paspor bersampul merah ini baru terbit mulai tahun depan.

"Jadi itu belum (terbit), tahun depan baru didistribusikan layanannya, 17 Agustus 2025," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia atau Menkumham, Yasonna Hamonangan Laoly, usai peluncuran desain paspor baru di Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

Yasonna menjelaskan ini karena Ditjen Imigrasi Kemenkumham masih memiliki stok paspor dengan desain lama. Selain itu, ia menyebut perlu persiapan untuk mendistribusikan layanan penerbitan desain paspor baru. 

"Be the first (jadilah yang pertama) untuk mengambil paspor merah putih ini," tutur Yasonna. "Kalian nanti berlomba-lomba untuk membuatnya, dia mempunyai nilai historis buat kalian." 

Direktur Jenderal atau Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Silmy Karim, mengatakan desain paspor baru bagian halamannya menggunakan 33 motif kain nusantara. “Motif tersebut akan berubah bentuk apabila dilihat dengan sinar UV (ultraviolet),” kata Silmy dalam kesempatan yang sama.

Ia juga membeberkan fitur pengaman pada desain baru paspor Indonesia. Pertama, sampul yang kuat panas, fleksibel dan mampu melindungi chip.  "Halaman biodata paspor terbuat dari beberapa lapis polikarbonat dan diberikan coating untuk melindungi permukaannya," ucap Silmy. 

Selain itu, lanjutnya, kertas paspor juga berpengaman dan sensitif terhadap kimia. Tinta yang digunakan meliputi tinta kasat mata dan tinta tidak kasat mata (fluorescent ink dan infra red ink) yang berpendar di bawah sinar ultraviolet. Teknologi tinta itu juga diterapkan pada benang jahitan buku paspor yang terbuat dari tiga warna benang.

Lambang batik garuda juga dicetak menggunakan teknologi seperti uang kertas. "Jadi tidak gampang dipalsukan. Kemudian ini kalau dipegang, ini intaglio, seperti di uang juga."

Dinukil dari laman resmi Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), intaglio adalah teknik cetak yang menghasilkan elemen halus sampai tebal. Teknik ini memberikan kesan kasar apabila diraba.

Pilihan Editor: Bikin Paspor Anak, Intip Perjuangan Citra Kirana agar Athar Fokus saat Difoto

AMELIA RAHIMA SARI| IQBAL MUHTAROM 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."